Senin, 22 Januari 2018

Pantai Drini Wonosobo Wisata Jogja Yang Glamor

Pantai Drini Wonosobo Wisata Jogja Yang Glamor
Pantai Drini Gunung Kidul Jogja – Kami masih akan terus mengulas tentang obyek wisata pantai di Gunung Kidul Jogja. Karena di kawasan ini banyak sekali pantai yang rekomended dan memukau yang dapat anda jadikan tujuan wisata selanjutnya. Terdapat diantaranya Pantai Pok Tunggal, Pantai Nglambor, Pantai Baron dan Pantai Drini.
Pada kesempatan yang baik ini kami membahas lebih lanjut tentang Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Karakteristik dari Pantai Drini Gunung Kidul Jogja ini mirip dengan Pantai Pok Tunggal yakni memiliki view dari ketinggian yang menakjubkan. Nah jadi jika sobat menyukai wisata di ketinggian sekaligus wisata pantai maka anda wajib banget datang ke Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Disini anda dapat merasakan sensasi keduanya.

Wisata Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Landscape Pantai Drini Gunung Kidul Jogja secara luas dapat anda saksikan dari tebing-tebing tinggi atau yang bisa disebut juga sebagai pulau disekitaran kawasan. Terdapat beberapa dataran tinggi yang dapat anda gunakan untuk menilik indahnya Pantai Drini Gunung Kidul Jogja.
Tak ada salahnya untuk menjelajahi keindahan pantai yang ada dikawasan Gunung Kidul Jogja yang populer. Keindahan dan bentang alamnya akan menyadarkan kita betapa indahnya ciptaan Tuhan YME ini.

Daya Tarik Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Diatas telah mimin sebutkan kelebihan dari Pantai Drini Gunung Kidul Jogja atau yang juga populer dengan sebutan Drini Beach ini yakni karena viewnya yang indah. Namun masih banyak kelebihan yang disuguhkan oleh Pantai Drini Gunung Kidul Jogja antara lain :
Pasir Putih yang Lembut
Seperti halnya pantai-pantai lain di kawasan Gunung Kidul Jogja, Pantai Drini Gunung Kidul Jogja juga memiliki pasir putih yang lembut sehingga anda akan sangat nyaman menjejakkan kaki di lokasi.
Air Laut yang Jernih
Air laut yang jernih menjadi kebanggaan bagi Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Ombaknya pun cukup bersahabat sehingga aman dan nyaman digunakan untuk berwisata.
Pesisir Pantai yang Landai dan Luas
Kelebihan kedua dari pantai ini adalah pesisir pantainya yang landai serta luas. Di pantai yang landai ini para pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas menyenangkan seperti bermain pasir, berjemur, berenang, berolahraga serta melakukan kegiatan menarik lainnya.
Menikmati Kuliner Lezat
Setelah lelah seharian berenang dan bermain di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja. Anda dapat menghilangkan rasa lapar anda dengan memesan menu di warung-warung yang ada dikawasan ini.
Warung atau resto di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja menyediakan kuliner laut yang sangat lezat yang dapat menggoyang lidah anda. Ikan bakar, nasi putih hangat dan es teh menjadi salah satu menu faforit para wisatawan.
View dari Ketinggian
Cara lain untuk menikmati Pantai Drini Gunung Kidul Jogja selain terjun langsung dipantainya adalah dengan menyaksikan Pantai Drini Gunung Kidul Jogja dari ketinggian. Terdapat bukit-bukit cukup besar di sekitaran kawasan Pantai Drini Gunung Kidul Jogja.
Bukit-bukit ini telah dilengkapi dengan pondok-pondok atau gazebo yang dapat anda gunakan untuk beristirahat loh.
Tempat selfie yang Asyik
Pantai Drini Gunung Kidul Jogja memiliki pemandangan yang mempesona sehingga jika anda mengambil gambar di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja maka anda akan mendapatkan hasil jepretan yang sempurna.
Fasilitas Lengkap
Pantai Drini Gunung Kidul Jogja telah dibekali dengan fasilitas yang cukup lengkap seperti resto, penginapan di pantai drini, toilet, gazebo, mushola dan sarana prasarana lainnya.

Lokasi Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Pantai Drini Gunung Kidul Jogja beralamat di Pantai Drini dan Drini Beach Snorkeling terletak di Desa Banjarejo, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Fasilitas di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Sarana dan prasarana yang disediakan oleh Pantai Drini Gunung Kidul Jogja sudah sangat memadahi terdapat fasilitas seperti :
  • Area parkir yang luas
  • Fasilitas MCK
  • Tempat Ibadah
  • Warung Makan
  • Gazebo tempat istirahat
  • Penginapan di Pantai Drini

Harga Tiket Masuk Pantai Drini Gunung Kidul Jogja

Harga tiket masuk yang dikenakan oleh Pantai Drini Gunung Kidul Jogja cuku murah dan terjangkau. Berikut adalah biaya tiket yang harus anda keluarkan ketika berwisata di Pantai Drini Gunung Kidul Jogja :
  • Harga Tiket Masuk : Rp.4.000,- per orang
  • Harga Parkir Motor : Rp.3.000,- per motor
  • Harga Parkir Mobil : Rp.5.000,- per mobil
  • Jalan Menuju Pantai Drini Gunung Kidul Jogja
Terdapat beberapa rute dan alternatif jalur menuju Pantai Drini Gunung Kidul Jogja baik dari solo maupun dari jogja, antara lain :
Rute Menuju Pantai Drini dari Solo
  • Lewat Klaten : Cawas – Semin – Watukelir – Karangmojo – Tanjungsari – Pantai Drini.
  • Lewat Sukoharjo : Solo – Sukoharjo – Tawangsari – Semin – Watukelir – Karangmojo – Tanjungsari – Pantai Drini.
Rute Menuju Pantai Drini dari Jogja
  • Jogja – Piyungan – Patuk – Sambipitu – Lanud TNI Gading – Siyono – Bundaran Tugu BPD lurus ke timur – Wonosari – Jalan Baron – Tanjungsari – Pos Retribusi Kawasan Pantai Gunungkidul – Pantai Drini.
Demikian pesona wisata Pantai Drini Gunung Kidul Jogja lengkap dengan rute, htm, lokasi dan karakteristiknya. Semoga informasi yang kami berikan ini dapat memperluas wawasan wisata anda.
Sumber : http://ayo.pergi.biz/panta3cbe

Wisata Goa Terindah di Gunung Kidul Yogyakarta

Wisata Goa Terindah di Gunung Kidul Yogyakarta
Wisata Goa Yogyakarta – Kota Yogyakarta memang sangat pantas jika menerima julukan sebagai sebuah kota wisata. Memang banyak sekali objek wisata di Yogyakarta yang dapat kita temukan. Tak hanya identik dengan objek wisata sejarah dan budayanya saja, akan tetapi Yogyakarta juga memiliki banyak sekali objek wisata alam yang eksotis.
Bahkan tak hanya kaya akan objek wisata alam berupa pantai atau gunung – gunung saja, akan tetapi bumi Yogyakarta juga punya banyak sekali objek wisata alam yang berupa goa. Tak pelak, goa – goa ini memberikan pesona alam yang begitu memukau.
Anda ingin tahu apa saja objek wisata di Yogyakarta yang punya panorama alam sangat eksotis? Ini dia informasinya untuk anda!
Dijamin keseruan akan anda dapatkan dengan berwisata ke beberapa wisata alam tersebut. Yuk langsung saja simak apa saja objek wisata goa terindah di Yogyakarta.
Gunung kidul tak hanya menjadi surga bagi wisata pantai. Akan tetapi Gunung Kidul juga menjadi surga bagi wisata goa. Banyak sekali tebaran goa – goa yang dapat kita temukan di Gunung Kidul Yogyakarta.
Dan goa pertama yang sangat layak untuk kita kunjungi di Gunung Kidul Yogyakarta adalah.
Goa Pindul
Goa Pindul ini merupakan sebuah goa yang punya kesan berbeda dengan goa – goa lainnya di Gunung Kidul. Kita dapat menyaksikan aliran sungai tenang di dalam goa.
Lantas bagaimana cara kita menikmati keseruan wisata di Goa Pindul?
Tentu kita menikmati keseruan wisata di Goa Pindul dengan cara yang lain. Cara menikmati keseruan di Goa Pindul ini adalah dengan cave tubing. Nah, biasanya kan anda melakukan tubing di arus sungai yang mengalir di tengah – tengah hutan nih, kali ini anda bisa menikmati tubing di dalam goa yang memberikan kesan sunyi dan tenang yang berbeda untuk anda.
Dijamin wisata anda akan sangat seru di Goa Pindul. Setelah puas berwisata di Goa Pindul, anda bisa berkunjung ke tempat wisata goa lainnya yakni…
Goa Jomblang
Goa Jomblang adalah salah satu goa unik yang terdapat di Jetis Wetan, Pacarejo, Semanu, Gunung Kidul. Goa ini adalah sebuah goa vertikal dengan kedalaman sekitar 60 meter yang terdapat sebuah hutan purba didalamnya.
Pastinya petualangan kita akan dibuat seperti petualangan asli di film – film ketika berwisata ke Goa ini. Adrenalin kita juga akan terpacu untuk melawan arus demi sampai di hutan purba yang terdapat di dalam goa.
Pastinya keseruan demi keseruan akan kita temukan dengan mengunjungi wisata goa yang terdapat di Gunung Kidul Yogyakarta. Bagi anda yang tertarik, segera kunjungi Wisata Goa Terindah di Gunung Kidul Yogyakarta dan dapatkan sensasi serunya disana.

Minggu, 21 Januari 2018

Wisata Sejarah Kota Tua jakarta, Peta Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Kota Tua Jakarta adalah sebuah tempat wisata yang punya banyak sejarah dan pengetahuan zaman dulu. Tempat ini merupakan kawasan penting pada masa penjajahan dulu. Kawasannya mencakup sebagian wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat, mulai dari pelabuhan Sunda Kelapa hingga Museum Bank Indonesia. Tempat wisata Jakarta  juga sering dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.
Berikut adalah beberapa foto Kota Tua Jakarta sebagai referensi kamu sebelum berkunjung ke tempat tersebut.
Wisata Sejarah Kota Tua jakarta, Peta Lokasi dan Harga Tiket Masuk

Pelabuhan Sunda Kelapa pada zaman dulu menjadi pelabuhan terbesar yang biasa digunakan untuk perdagangan internasional. Sedangkan untuk kawasan di sekitar museum Fatahillah dan museum Bank Indonesia tersebut menjadi salah satu pusat dari pemerintahan kolonial Belanda.
Sama halnya dengan kawasan kota lama yang ada di beberapa kota di Indonesia, Kota Tua Jakarta tersebut kini dijadikan sebagai wisata sejarah yang menyimpan berbagai informasi yang berharga terkait sejarah kota tersebut. Ada empat lima objek wisata yang wajib dikunjungi saat berada di tempat ini, yakni museum Fatahillah, pelabuhan Sunda Kelapa, museum Bank Indonesia, museum Seni Rupa dan Keramik, dan Toko Merah.

Sejarah Kota Tua Jakarta

Sejarah wisata ini berawal dari kerajaan sunda yang ada pada tahun 932 dan 1579 Masehi, kemudian sekitar abad 14, kerajaan tersebut punya ibukota di Pakuan Pajajaran serta mempunyai dua kawasan pelabuhan utama yakni di Banten dan Kalapa.
Pelabuhan sunda kelapa ini diserang tentara Demak di tahun 1526 oleh Fatahillah, dan berubah namanya menjadi Jayakarta pada tahun 1527. Kota Jayakarta tersebut kemudian diserang VOC Belanda pada tahun 1619 oleh pimpinan Jan Pieters Zoon Coen. Pada tahun 1620, saat runtuhnya kota Jayakarta, Belanda membangun kota baru yang diberi nama Batavia, di sebelah sungai ciliwung kini pusat kotanya juga masih terlihat.
Orang Batavia ini kini dikenal dengan orang Betawi. Pasalnya orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran suku bangsa. Pada tahun 1635, Kota Batavia diperluas hingga kota Jayakarta yang hancur. Pembangunannya selesai pada tahun 1650, dan setelah pendudukan Jepan diganti namanya menjadi Jakarta pada tahun 1942.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Kota Tua Jakarta

Jika Anda ingin ke tempat ini, Anda bisa berkunjung setiap hari 24 jam tentunya, tanpa dikenakan biaya apapun. Karena cakupannya yang cukup luas, harga tiket masuk kota tua Jakarta dibedakan dari setiap objek wisata Kota Tua Jakarta tersebut, namun harga tiketnya tetap terjangkau.
Untuk ke museum fatahillah, harga tiketnya sebesar 2.000 Rupiah, dan buka pada hari selasa sampai minggu pada jam 09.00 hingga 15.00 WIB, sedangkan ke pelabuhan sunda kelapa dikenakan 2.500 Rupiah setiap orangnya, dan buka 24 jam setiap hari. Museum Bank Indonesia bisa Anda kunjungi tanpa biaya pada jam 08.30 hingga 14.30 pada hari selasa sampai jumat, jam 09.00 hingga 16.00 pada hari sabtu dan minggu. Untuk ke museum seni rupa dan keramik dikenakan biaya 2.000 untuk dewasa, dan pelajar sebesar 1.000 Rpiah. Nuka pada hari selasa sampai minggu pada jam 09.00 hingga 15.00 WIB.

Peta Lokasi Kota Tua Jakarta

Bagi Anda yang ingin pergi ke tempat ini, maka harus tau lokasinya terlebih dahulu. Kota Tua ini terletak di Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Tamansari, Kota Jakarta Barat. Kini tempat ini berada di dua wilayah kotamadya, yakni Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Tempat ini merupakan cikal bakal dari Jakarta yang banyak menyimpan sejarah peninggalan masa lalu dari zaman penjajahan Belanda.
Berbatasan dengan pasar ikan, laut jawa, dan pelabuhan sunda kelapa di sebelah utaranya. Sebelah selatan berbatasan dengan jalan asemka, dan jembatan batu. Sebelah barat berbatasan kali krukut, serta pada sebelah timur berbatasan dengan kali ciliwung. Lokasinya memang sangat strategis. Jika Anda masih kesulitan menemukannya, bisa melihat lokasinya di google maps pada ponsel. Anda bisa ke tempat ini dengan berbagai transportasi, baik kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.
Ingin pergi ke Kota Tua Jakarta ini? Langsung saja datang ke tempatnya, Anda bakal mempelajari sejarah Kota Jakarta di tempat ini.

Senin, 15 Januari 2018

Wisata Mancing Pasuruan

Wisata Mancing Pasuruan
Kabar baik untuk mancing mania pasuruan. JadiPergi kini menyediakan Wisata Mancing di Pasuruan membawa sensasi tarikan tersendiri karena Pasuruan merupakan salah satu lokasi surga memancing di Indonesia. Pasuruan terkenal akan spot mancing  ikan terbaik, ikan yang bisa ditangkap di sini antara lain Bandeng, Kakap Merah, Tengiri, Kerapu dan lainnya. Di wisata mancing ini, Anda akan ditemani oleh praktisi memancing yang berpengalaman mencari spot-spot ikan terbaik, khusus untuk anda, para mancing mania. Anda bisa selfie di atas laut sambil memamerkan ikan terbaik hasil pancingan sehari penuh. Yang pasti, wisata mancing ini benar-benar tidak sekedar mancing, tapi bisa menikmati indahnya alam di perairan Pasuruan

Serunya Wisata Mancing Pasuruan

  • Sensasi memancing di tengah laut dengan pengalaman yang unik, menantang sekaligus penuh petualangan
  • Merasakan sensasi memancing dengan ikan-ikan yang menantang
  • Menyaksikan pemandangan matahari terbit (sun rise) terbaik di ufuk timur lautan
  • Foto-foto selfie di tengah laut yang menantang adrenalin.
Harga Rp 900 ribu untuk 5 orang / Rp 180 ribu/pax
Yang Anda Dapatkan dengan membayar untuk Mancing di laut Pasuruan
  • Kapal untuk memancing berangkat dari titik temu (di SPBU Karang Ketep Pasurua-akan dipandu secara khusus menuju ke sana) dan kembali ke Dermaga jam 5 sore.
  • 1,5 kg gram udang Werus untuk umpan
  • Alat Pancing Sederhana (Peserta disarankan membawa alat pancing sendiri)
  • Alat pelampung pengaman sesuai standar
  • Pemandu Kapal + Guide (fasilitas kapal untuk 6 orang + 1 orang pengemudi)

Spot Lokasi Mancing di Pasuruan

  1. Spot Perairan Karang Lamong
  2. Spot Perairan Manila
  3. Spot Karang Kukup
  4. Spot Perairan Burak
  5. Spot Prumpon Kapal Kerem

Jadwal Mancing ikan perairan Pasuruan

Titik Temu: SPBU Karang Ketep
Durasi: Sekitar 12 jam
Pemberangkatan: Jam 02.00 dini hari
Pulang : tiba di Dermaga sekitar jam 5.00 sore
Waktu: Setiap Hari Sabtu-Minggu (Untuk pembelian paket, pilih hari Sabtu atau Minggu)

Klik DISINI untuk ke halaman Pemesanan.

#Jadimancing #JadiPergi

Senin, 08 Januari 2018

Festival Internasional di Negara Bebas Visa

Festival Internasional di Negara Bebas Visa

Setiap orang pasti memiliki goal sendiri setiap tahunnya, ada yang ingin memperbaiki diri, ada yg fokus terhadap karir, atau ada juga yang berkeinginan untuk mengunjungi berbagai Negara di dunia. Bagi traveler yang selalu haus akan tempat-tempat baru, biasanya di awal tahun ini pasti Anda sudah memiliki list berbagai Negara yang ingin dikunjungi. Tapi, pernahkan Anda terfikir untuk menyaksikan festival bertaraf internasional? Jika belum, cobalah untuk melihat berbagai daftar festival di Negara bebas visa di artikel kali ini. Dijamin setelah membaca pasti RedTraveler jadi penasaran sama festival-festival tersebut. Yuk simak selengkapnya!
Januari: Ati-Atihan, Filipina
festival internasional 1
Mulailah tahun baru Anda dengan tontonan yang penuh warna yaitu Ati-Athan di Kalipo, Filipina. Festival ini merupakan festival budaya tentang cerita asal suku lokal dan sebuah ode religious kepada ‘Holy Child’ atau Santo Nino. Parade yang besar, kostum yang mengesankan, bola masquerade dan pesta jalanan yang semarak adalah sajian utam di festival ini! Acara ini digelar pada tanggal 12-21 Januari 2018.
Februari: Chinese New Year, Hong Kong
festival internasional 2
Puncak selebrasi Tahun Baru China di Hong Kong adalah pesta kembang api di Pelabuhan Victoria yang dipadukan dengan pertunjukan cahaya kelas dunia, The Symphony of Lights. Tempat terbaik untuk melihat kemeriahan ini adalah Tim Ma Park yang berada di tepi pantai, Avenue of Stars di sisi Kowloon di seberang Pulau Hong Kon, dan Victoria Peak dimana Anda dapat menyaksikan keseluruhan pertunjukan dari ketinggian yang berbeda. Acara ini digelar pada tanggal 16 Februari 2018.
Maret: Holi Festival, India
festival internasional 3
Festival ini digelar untuk memperingati kemenangan kebaikan atas kejahatan, yang ditandai oleh pembakaran dan penghancuran iblis bernama Holika. Di festival ini, orang-orang menghabiskan hari itu dengan mengoleksi bubuk berwarna di wajah masing-masing, saling melempar air berwarna, berpesta, dan menari di bawah penyiram air. Perayaan Holi tradisional terbesar digelar di Mathura dan Vrindavan, sekitar empat jam dari Delhi. Acara ini berlangsung pada tanggal 1-2 Maret 2018.
April: Songkran, Thailand
festival internasional 4
April adalah bulan “terpanas” di Thailand dan waktu dimulainya tahun baru dalam kalender Thailand serta perayaan Songkran yang sudah terkenal di seluruh dunia. Datanglah dengan senjata air dan pakaian renang karena Anda pasti akan basah! Songkran dirayakan di seluruh penjuru Thailand. Namun, untuk pengalaman terbaiknya, Anda dapat mengunjungi Koh Phangan dan bergabunglah dalam perkelahian air di siang hari di jalanan, lalu pergilah ke pantai untuk mengadakan pesta bulan purnama di malam harinya. Acara ini digelar pada tanggal 13-15 April 2018.
Mei: Boun Bang Fai Rocket Festival, Laos
festival internasional 5
Festival Roket boun Bang Fai menandai bulan keenam kalender lunar. Selama festival, roket akan ditembakkan ke udara untuk meminta dewa hujan membantu masa panen sehingga baik dan bebas dari kekeringan, banjir, atau hama. Secara tradisional, roket dibuat dengan memasukkan bubuk mesiu ke bamboo yang dihias. Namun sekarang, banyak bahan yang berbeda digunakan, termasuk perpipaan kaca atau logam. Untuk Anda yang ingin melihat festival ini, acara akan digelar sepanjang bulan Mei 2018.

Juni: Gawai Dayak Festival, Serawak
festival internasional 6
Acara yang akan diadakan pada tanggal 31 Mei-1 Juni 2018 ini merupakan festival keagamaan dan social yang diadakan di rumah-rumah panjang suku dataran rendah di Sarawak. Dalam Bahasa lokal, Gawai berarti ritual atau festival, sementara orang Dayak adalah nama untuk kelompok etnis asli Sarawak. Selama masa penting ini, keluarga berkumpul untuk perayaan unik yang berlangsung beberapa hari yang tak jarang menjadi tanggal pernikahan banyak pihak karena pada momen inilah semua anggota keluarga berkumpul di rumah leluhur mereka.
Juli: Singapore Food Festival, Singapura
festival internasional 7
STREAT adalah cara utama Singapore Food Festival. Anda bisa mencicipi berbaga hidangan favorit Singapura dan makanan dari belahan dunia lainnya. Untuk masuk ke STREAT, Anda hanya perlu membayar makanan yang dibeli. Ingin bernostalgia dengan makanan lama serta legendaris? ’50 Cents Fest’ di Chinatown Food Street dan ‘One Farrer’s Food Street’ adalah throwbacks untuk makanan Singapura dan makanan tradisional. Belum ada tanggal pasti untuk tahun 2018, namun biasanya digelar pada bulan Juli.
Agustus: Hungry Ghost Festival, Penang
festival internasional 8
Festival ini dirayakan dalam skala besar di Penang. Ada kepercayaan bahwa pada bulan ketujuh kalender Chena Gates of Hell dibuka untuk roh dan hantu dari dunia bawah untuk berkeliaran dengan bebas mencari makanan. Oleh karena itu, altar sementara dipasang di pinggir jalan dimana batang kayu raksasa dinyalakan dan makanan ditawarkan untuk menenangkan para hantu ini. Pertunjukan opera panggung dan pertunjukan wayang juga dilakukan di tempat hiburan para hantu, roh, dan masyarakat setiap malam. Acara ini digelar mulai tanggal 25 Agustus dan biasanya berlangsung selama 1 bulan.
September: Esala Perahera Tooth Festival, Sri Lanka
festival internasional 9
Kota Kandy adalah jantung Buddha Sri Lanka. Distrik ini juga berfungsi ganda sebagai pusat seni Negara, sehingga pertunjukan akrobat, nyanyian dan pertunjukan menantang kematian di Festival Gigi Esala Perahera adalah hal yang biasa. Puncak festival ini adalah parade gajah yang mengenakan kostum sutra dan lampu peri cantik. Legenda mengatakan bahwa festival ini pertama kali dimulai di abad ke-5 SM, ketika pengikut Buddha menemukan satu-satunya gigi di jenazahnya yang dikremasi. Mereka menyelundupkan gigi itu kembali ke Sri Lanka, lalu diarak di seluruh kota. Diperkirakan festival ini akan digelar pada akhir Agustus hingga awal September.
Oktober: Dashain Festival, Nepal
SANYO DIGITAL CAMERA
Di Nepal, Dashain adalah festival terpanjang dan paling terkenal di sepanjang tahun. Tidak heran jika banyak ekspatriat Nepal akan pulang untuk menikmati Festival di tanah air mereka. Orang-orang Nepal merayakan Dashain dengan pesta yang meriah. Saat festival, Anda bisa menghadiri banyak pameran kecil, bermain komedi putar dan beragam wahana lain, serta menikmati berbagai hiburan lainnya yang diadkan di desa-desa. Di kota-kota besar, seperti Kathmandi, Anda dapat menemukan pameran yang lebih besar dengan lebuh banyak pilihan. Festival ini diselenggarakan pada tanggal 16-21 Oktober 2018.
November: Meiji Shrine Autumn Festival, Tokyo
Japan New Year
Festival ini digelar untuk memperingati ulang tahun Kaisar Meji dan berlangsung di Kuil Meiji yang didedikasikan untuk roh Kaisar dan istrinya, Empress Shoken. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan lagu dan tarian Jepang, demonstrasi seni bela diri, pertandingan gulat sumo, pertunjukan puisi, panahan, menunggang kuda dan banyak lagi selama tiga hari di bulan November.
Desember: The Annual Angkor Photo Festival, Kamboja
festival internasional 12
Festival ini dumulai pada awal bulan Desember selama seminggu dan menampilkan lebih dari 1000 fotografer dalam serangkaian pameran indoor dan outdoor serta proyeksi slideshow malam. Festival ini merupakan acara fotografi terpanjang di Asia Tenggara dan tujuan dari acara ini adalah untuk memlihara dan mempromosikan bakat muda Asia dan mendorong perkembangan fotografi di wilayah ini. Semua acara terbuka untuk umum dan gratis.
Nah, itulah tadi informasi singkat mengenai berbagai festival internasional yang ada di berbagai Negara sepanjang 2018. Bagi Anda yang ingin berlibur ke berbagai kota di Indonesia, RedDoorz hadir di lebih dari 10 kota, seperti; Palembang, Bali, Jakarta, Bandung, Jogja, Semarang, Surabaya, Lombok, Makasar, Manado, Medan dan Batam.